Laporan: Muhammad Farid Wajdi

Lihat pula: Memahami Arti dan Syarat: Kompetensi dan Profisiensi

PALONTARAQ.ID – Banyak tawaran beasiswa berseliweran dan terpampang di banyak media, baik di media mainstream maupun di media sosial, baik beasiswa dalam negeri maupun beasiswa ke luar negeri, namun hanya sedikit yang tahu cara mendapatkan dan menaklukkannya.

Untuk mendapatkan beasiswa (scholarships), tentu tetap butuh kerja keras, ketekunan belajar, fokus pada studi peminatan, persiapan bahasa, serta kesiapan lainnya.

Satu langkah yang biasanya jadi tahapan terakhir dari seleksi beasiswa adalah tahap interview (wawancara).⁣⁣⁣⠀
⁣⁣⁣⠀
Tak sedikit diantara pelamar beasiswa, jatuh di tahapan wawancara ini. Hal itu wajar, karena biasanya pada tahapan inilah yang menjadi penentu terakhir sebelum seseorang dinyatakan lulus atau tidak lulus.

Lihat pula: Jurnal Ilmiah, Pengelolaan dan Penerbitannya
⁣⁣⁣⠀
Sebelum memasuki tahapan wawancara beasiswa ini, jika memang serius mau mendapatkan beasiswa studi, persiapannya jangan setengah-setengah.

Yang perlu dilakukan, salah satunya adalah mempelajari beberapa pertanyaan yang sering muncul saat wawancara beasiswa, yaitu:

1. Jelaskan dan Ceritakan tentang Dirimu!

Biasanya pertanyaan ini menjadi pertanayaan pembuka atau awalan wawancara. Siapkan jawabannya secara efektif dan jangan bertele-tele.

Siapkan jawabanmu sendiri secara tertulis untuk dipelajari berulang-ulang, hingga pada saat mengucapkannya lancar. Jika wawancara beasiswa ke luar negeri, tulis dan pelajari jawabanmu dalam Bahasa Inggris.

Lihat pula: Memaknai Kegiatan dan Prestasi di Tahun 2019

2. Mengapa Memilih Program Studi X di Kampus Y? dan Mengapa Memilih Negara Z?

Sangat penting untuk memahami alasan mengapa suatu program studi dipilih, mengapa mesti di kampus tertentu dan negara tertentu. Pelamar beasiswa harus punya alasan kuat atas pilihannya tersebut.

Lihat pula: Pernak Pernik Studi Humaniora

3. Mengapa Memutuskan Lanjut Studi S2/S3? Bagaimana kaitannya dengan Pekerjaan/Karir saat ini?

Sangat penting juga untuk memberikan alasan, secara umum dan secara khusus, tentang mengapa harus melanjutkan studi ke Pascasarjana, S2 atau S3.

Lagi-lagi, alasan dan niat untuk melanjutkan studi/kuliah tersebut harus sudah mantap!

Jika tidak mempersiapkan jawabannya dengan alasan yang tepat, akan menjadi ‘masalah’ tersendiri di hadapan pewawancara.

Lihat pula: Ini Daftar Softskill yang dibutuhkan Profesional

4. Bagaimana rencana perkuliahannya?

Kuliahnya memang belum dimulai, tapi pelamar beasiswa sudah harus menguasai rencana studi yang akan dijalani nanti.

Lihat pula: Dasar dan Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan

5. Bagaimana rencana riset saat Studi? Mengapa mengambil topik riset tersebut?

Wajib juga menguasai topik riset yang akan dikerjakan saat nanti kuliah. Biasanya untuk pertanyaan ini, pewawancara akan mengkaji lebih mendalam.

Lihat pula: 5 Langkah Dasar Riset Pemasaran

6. Mengapa kamu layak untuk beasiswa ini?

Sering jadi pertanyaan pamungkas dan ini pelamar beasiswa harus benar-benar dapat meyakinkan pewawancara bahwa kamu adalah kandidat yang mereka cari!

Lihat pula: Menulislah dan Engkau akan Bisa Biayai Dirimu sendiri

Demikian, Semoga sukses! (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here