Oleh: Ramadhan M *)
Related Post: Rocky Gerung tentang Fiksi
PALONTARAQ.ID – Ada yang mengakrabi Puisi Akrostik? Apa dan bagaimana itu Puisi Akrostik? “Puisi akrostik” itu adalah jenis puisi yang menggunakan susunan huruf tertentu sebagai kerangka utamanya.
Secara sederhana, Puisi akrostik adalah puisi yang huruf pertama dari setiap barisnya menyusun sebuah kata atau pesan jika dibaca secara vertikal (dari atas ke bawah). Kata yang terbentuk biasanya menjadi tema atau judul dari puisi tersebut. Kata tersebut bisa berupa: Nama orang (paling umum), Nama benda atau tempat, Perasaan (seperti “Cinta” atau “Rindu”), serta bisa juga berupa harapan atau slogan.
Berikut ini contoh puisi akrostik yang disusun dari ungkapan, “Etta Adil Ettanya Putri IMMIM” menggambarkan sosok seorang guru/pengasuh pesantren yang disayangi dan diakrabi oleh para santrinya. Sosok guru ini seringkali mengajak mengakrabi al-qur’an hadits, mengajar fikih ditingkat SMP, mengajar sejarah kebudayaan islam di tingkat SMA, juga mencontohkan bagaimana berprestasi di segala bidang, mengajak santri tingkatkan literasi, selalu mengingatkan pentingnya adab dalam berinteraksi.
Keseharian sosok guru ini lebih sering disapa “Etta”. Selain sebagai guru, beliau juga adalah humas pesantren dan penanggung jawab teknologi informasi komunikasi (TIK) dalam lingkungan pesantren. Terkait tanggung jawabnya, beliau bersikap tegas jika ada pelanggaran pemakaian hape di luar aturan.

Sosok Etta Adil adalah pewaris sanad berbagai khazanah keilmuan islam, meski sibuk dalam pondok, beliau tetap aktif menulis dan berusaha menerbitkan buku ajar sendiri dari mata pelajaran yang diampunya. Dikenal sebagai guru sederhana dan tak ingin tampil menonjol. Di sela-sela waktunya, kadang menjadi tempat keluh kesah santri ditengah kesibukannya juga sebagai penanggung jawab palang merah remaja dan latihan bela diri tapak suci. Bagi Etta, Putri IMMIM layaknya putrinya sendiri.
(* Ramadhan M, Pengelola Rumah Baca Palontaraq



