Menulis Novel. (foto: ist/palontaraq)
Menulis Novel. (foto: ist/palontaraq)

Oleh: Kak Farid

PALONTARAQ.ID – Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabakatuh. Hi, Sahabat Palontaraq …..

Sudah tahu, kan bagaimana Teknik Menulis Cerita Pendek (Cerpen)?

Sekadar pengingat dan motivasi, yuk disimak lagi tulisan dibawah ini:

Tips Menulis Cerita Pendek

Nah, untuk Sahabat sekalian yang sudah punya keinginan lebih, maksudnya lebih dari kumpulan Cerita Pendek, sudah bisa mengasah keterampilan menulis untuk karya berbentuk Novel.

Ada keinginan untuk menjadi Novelis? Nah, keinginan itu bagus, namun seharusnya tidak berhenti hanya di sebatas keinginan ya!

Yang perlu kalian pupuk adalah semangat menulis. Ingat syarat sukses menjadi Penulis hanya ada tiga, yaitu: Menulis, menulis, dan tetap menulis.

Dan pada setiap upaya perbaikan kata, narasi, dan cara berbahasa dalam tulisan, setiap hari harus semakin meningkat, dan semakin membaik.

Lihat pula: Menulislah, dan Engkau akan Bisa Biayai Dirimu sendiri

Bagi yang ingin menjadi Penulis Novel atau Novelis, harus tahu dahulu bagaimana menyusun Struktur Cerita dalam Novel, ya!

Nah, Sahabat Palontaraq sekalian ….

Bagi kalian yang mau belajar Menulis Novel ataupun kepengen tahu Cara Membangun sebuah struktur cerita, silahkan disimak ya!

Ingat! Tak akan ada novel jika struktur cerita konkret pun belum punya.

Struktur cerita pada umumnya terdiri dari:

Perkenalan: Inilah awal dari efek domino yang nantinya menyebabkan peristiwa utama dalam cerita. Tahap ini juga cocok untuk mengenalkan pembaca pada para karakter utama.

Aksi naik: Sesuatu telah menimpa karakter utama dan kini ia harus melakukan sesuatu, tapi apa?

Semua pilihan yang dibuat para karakter di tahap ini akan memiliki pengaruh di tahap berikutnya.

Klimaks: Tahap ini merupakan titik tertinggi dalam cerita, putuskan sendiri apakah karakter utama menang dan mendapatkan semua yang dicarinya? Atau malah jatuh terpuruk?

Apapun itu, tahap ini adalah saat dimana semua pilihan yang dibuat karakter dan orang-orang di sekitarnya mencapai hasil akhir.

Sebab dan Akibat: Setelah klimaks, datanglah sebab dan akibat. Kira-kira apa saja konsekuensi dari klimaks karakter utama?

Jika karakter menang, mungkin di tahap ini musuhnya menghilang dari kehidupan, dan lain sebagainya.

Resolusi: Gunung tertinggi sudah didaki, kini waktunya untuk resolusi.

Nah, Sahabat Palontaraq sekalian ….

Pada tahap terakhir ini biasanya terdapat pesan moralisme tersirat dalam tulisan. Karakter biasanya akan kembali lagi ke kehidupan lamanya sebelum peristiwa utama terjadi, atau lanjut berpetualang ke buku berikutnya.

Demikian, Selamat Mencoba ya! Tetap semangat Menulis!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here