Isi liburan sekolahmu dengan kegiatan produktif dan bermanfaat. (foto: ist/palontaraq)
Isi liburan sekolahmu dengan kegiatan produktif dan bermanfaat. (foto: ist/palontaraq)

Oleh: Etta Adil

Tulisan sebelumnya: Menulis Peradaban

PALONTARAQ.ID – Bagaimana Liburan Sekolahnya?  Nah, gaes, …..

Liburan Sekolah merupakan sesuatu yang ditunggu-tunggu para siswa, pelajar atau santri setelah sekian lama beraktifitas rutin di sekolah.

Liburan atau Pakansi memang sesekali dibutuhkan untuk merefresh pikiran dan menjaga stamina tubuh dari rutinitas.

Sahabat Palontaraq sekalian …

Ada banyak siswa, pelajar, santri, dan termasuk para guru yang salah kaprah dan salah memaknai Liburan Sekolah, bahkan tak sedikit diantaranya yang menghabiskan waktunya hanya makan, tidur dan aktifitas ringan lainnya di rumah saat Liburan Sekolah.

Liburan Sekolah yang terlalu lama pasti juga akan bikin jemu dan pada akhirnya menimbulkan kebosanan sendiri di rumah. Ada kerinduan beraktifitas bersama dengan teman sekolah, ikut lomba bersama, bercerita, berbagi dan makan bersama.

Apalagi bagi mereka yang menempuh pendidikan di Sekolah Berasrama (Boarding School), bagi mereka yang berstatus sebagai santri, tentu ada kerinduan pada asrama dan pembinanya, guru dan lingkungannya, pelajaran dan hafalannya, serta keseruan bersama teman-teman seasramanya. Iya tidak?

Nah, gaes ….

Jika tak ingin bosan selama liburan sekolah, ada baiknya setiap siswa, pelajar atau santri merancang kegiatan efektif, bermanfaat, dan produktif selama liburan.

Sebenarnya banyak kegiatan yang positif yang bisa dilakukan selama liburan sekolah, baik itu di rumah maupun di luar rumah. Jika mungkin buatlah jadwal rencana kegiatan liburan tersebut secara terperinci.

Sahabat Palontaraq sekalian ….

Berikut ini Kegiatan Produktif dan bermanfaat yang dapat dilakukan selama liburan sekolah, yaitu:

1. Wisata Sejarah dan Budaya

Ada banyak tempat wisata yang dapat dikunjungi para siswa, pelajar, atau santri, khususnya yang ada kaitannya dengan pelajaran. Hal ini bisa dilakukan sendiri, bersama Orangtua, bersama teman sekolah atau ikut Tour Wisata Sejarah bersama organisasi/komunitas diluar sekolah.

Ada yang pernah mengikuti Studi Wisata Sejarah disini?

Hal yang paling baik, salah satunya yang bisa dilakukan adalah mengikuti Tour/Wisata Sejarah, apalagi jika dilakukan bersama Organisasi atau komunitas Sejarah.

Mau tahu apa kelebihannya, gaes?

Disamping biayanya lebih murah, bisa pula kita seru-seruan bersama teman yang baru, juga ada guide/pendamping yang bisa memberikan penjelasan tentang destinasi Wisata Sejarah dan Budaya yang dikunjungi.

Lihat pula: Palontaraq ajak Studi Wisata Sejarah Sulsel

Wisata Sejarah ke Museum Balla Lompoa, Sungguminasa, Gowa. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Wisata Sejarah ke Museum Balla Lompoa, Sungguminasa, Gowa. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Wisata Sejarah ke Museum Balla Lompoa, Sungguminasa, Gowa. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Wisata Sejarah ke Museum La Galigo, Fort Rotterdam, Makassar. (foto: ist/palontaraq)

Nah, gaes …

Untuk mengisi liburan sekolah, tujuan wisata kita yang harus diubah. Saran penulis, berwisatanya harus bermanfaat bagi pikiran dan hati sekaligus ada nilai tambah bagi pelajaran sekolah. Karena itu harus selektif dan tahu wisata apa yang mau dituju.

Bila kita ingin memantapkan pengetahuan dibidang sejarah, tentulah kita dapat pergi ke Museum, Benteng, Kompleks Makam, dan situs-situs sejarah lainnya.

Wisata Sejarah ke Museum Balla Lompoa, Sungguminasa, Gowa. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Wisata Sejarah ke Kompleks Makam Raja-raja Gowa, Sulsel (foto: mfaridwm/palontaraq)
Wisata Sejarah ke Museum Balla Lompoa, Sungguminasa, Gowa. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Wisata Sejarah ke Museum La Galigo, Fort Rotterdam, Makassar. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Sahabat Palontaraq sekalian ….

Dengan mengikuti Wisata Sejarah dan Budaya, pikiran dan wawasan akan berkembang lebih luas, ada kesempatan mengenal dan memahami sejarah daerah sendiri, serta secara tak langsung melatih kemandirian berada di luar lingkungan sekolah.

Lihat pula: Traveling ke Malino, Kota Wisata yang Bersejarah

2. Kegiatan Outbond

Sahabat Palontaraq sekalian ….

Kegiatan Outbond ini sangat bagus dan menyenangkan. Para Siswa, Pelajar atau Santri dapat mengikuti kegiatan Outbond di tempat rekreasi dan wisata alam.

Seru-seruan Tarik tambang. (foto: ist/palontaraq)
Seru-seruan Tarik tambang. (foto: ist/palontaraq)

Kegiatan Outbond dengan sendirinya membangun mentalitas, kekuatan fisik dan stamina, serta membangun kebersamaan. Didalamnya banyak didapati konsep permainan yang seru, team building serta menanamkan rasa percaya diri.

Lihat pula: Pesona Wisata Bahari Pulau Badi Pangkep

3. Traveling

Sahabat Palontaraq sekalian ….

Mengunjungi kota atau daerah lain selama liburan sekolah juga merupakan hal yang seru dan menyenangkan.

Para Pelajar dari Ponpes Putri IMMIM Pangkep saat mengunjungi Desa Sasak Sade di Lombok Tengah. (foto: ist/palontaraq)
Para Pelajar dari Ponpes Putri IMMIM Pangkep saat mengunjungi Desa Sasak Sade di Lombok Tengah. (foto: ist/palontaraq)

Nah, gaes ….

Kegiatan ini lebih asyik lagi jika bersama keluarga, mengunjungi kerabat di desa atau di kota yang jauh, mempererat tali silaturrahim pada saat mengunjungi rumah sanak keluarga yang jauh dan jarang bisa bertemu.

Karena itu, Mari Traveling!

Lihat pula: Menikmati Pisang Epe khas Makassar

4. Kreatif Menulis dan Berkarya

Menulis? Apaan tuh …. ? Maksudnya apaan?

Nah, gaes ….

Liburan Sekolah seharusnya memberikan waktu lebih banyak untuk menekuni kegiatan tulis menulis. Latihlah diri menulis, apa saja: bisa menulis puisi, cerpen, novel, atau sekadar buku harian.

Mengisi liburan sekolah, akan sangat cerdas bila kita isi waktu dengan menulis. Kreatif dalam bentuk menulis cerpen, cerbung, novel, komik, atau sketsa.

Kreatif dalam berkarya, semisal membuat assesoris aneka bentuk. Pastinya lebih menarik untuk hadiah teman-teman kita ketika masuk sekolah. Bahkan kreatif dengan menyusun karya ilmiah, membuat lukisan, dan kreatif dalam mendesain Buku-buku pelajaran yang kita miliki.

Lihat pula: Failing to Become a Successful Writer, Why?

Nah, gaes …

Semua itu saluran kreatifitas yang ada pada diri kita. Maka bila kita bisa mengaktualisasikan selama masa liburan, yakinlah bahwa pribadi kita telah berlatih untuk membentuk jiwa kreatif dan bermasa depan bagus.

Sahabat Palontaraq sekalian ….

Latihlah diri menulis, membahasakan pikiran, perasaan, imajinasi, pengalaman, harapan dan cita-citamu.

Mulailah menulis dari yang terdekat, Pengalaman Bersekolah, berinteraksi dengan teman sekelasmu atau sahabat seasramamu, dan lain sebagainya.

Dengan adanya Liburan Sekolah, bagi siswa, pelajar atau santri yang mempunyai hobi menulis dapat menyalurkannya dengan lebih leluasa.

Lihat pula: Tips Menulis Cerita Pendek

Nah, gaes ….

Silakan fokus menggali inspirasi dan mencari bahan tulisan sebanyak-banyaknya.

Budayakan gemar membaca dan menulis. (foto: ist/palontaraq)
Budayakan gemar membaca dan menulis. (foto: ist/palontaraq)

Sahabat Palontaraq sekalian ….

Keahlian Menulis merupakan keahlian yang sangat dibutuhkan, saat ini dan di masa depan. Mereka yang akrab dengan dunia literasi, termasuk literasi digital akan cepat adaptif dan memaknai dengan baik setiap perubahan yang terjadi.

Begitu pula halnya dengan karya dan kreatifitas dalam Bidang Seni, silakan diasah dan dilatih selama masa liburan sekolah, entah itu drama, tari, atau musik.

Bersama Para Pelajar yang mengikuti Lomba FLS2N, diantaranya Lomba Seni Drama, Tarik dan Musik. (foto: ist/palontaraq)
Bersama Para Pelajar yang mengikuti Lomba FLS2N, diantaranya Lomba Seni Drama, Tarik dan Musik. (foto: ist/palontaraq)
Bersama Para Pelajar yang mengikuti Lomba FLS2N, diantaranya Lomba Seni Drama, Tarik dan Musik. (foto: ist/palontaraq)
Bersama Para Pelajar yang mengikuti Lomba FLS2N, diantaranya Lomba Seni Drama, Tarik dan Musik. (foto: ist/palontaraq)

Lihat pula: Membuat dan Menata Perpustakaan Keluarga

5. Membaca dan Mengunjungi Toko Buku

Sahabat Palontaraq sekalian ….

Seorang siswa, pelajar atau santri idealnya adalah seorang yang gila baca. Kenalilah dunia dengan banyak membaca.

Perbanyaklah membaca buku, dan dengan kegiatan itu terbentuk wawasan, kreatifitas, dan pemikiran yang luas dalam memaknai sesuatu.

Berwawasan luas dan berjiwa kreatif tentu harus dimiliki oleh semua pelajar. Kreatif adalah bagian dari citra diri seseorang. Semakin kreatif diri kita, maka semakin banyak pula karya yang bisa kita wujudkan.

Ingatlah bahwa wawasan dan kreatifitas itu menjadi satu modal penting dalam kehidupan kita untuk bisa tetap hidup dalam berkehidupan. Bila kita kreatif, pasti kita bisa cerdas. Sebab, orang cerdas pasti kreatif. Dan itu semua bisa dicapai jika rajin membaca buku.

Lihat pula: Mempopulerkan Sejarah dan Kebudayaan Pangkep

Nah, gaes ….

Jika masih kurang bahan bacaan di rumah, silakan kunjungi Perpustakaan Umum di kotamu atau daerahmu, atau mungkin jalan-jalan ke Toko Buku.

Saat ini juga sudah banyak menjamur Perpustakaan Komunitas, Rumah Baca, Cafe Baca, Warkop Literasi, atau apapun namanya. Kunjungi dan bacalah sebanyak mungkin buku yang bermanfaat.

Jika tidak sempat membaca Buku di Perpustakaan Sekolah karena padatnya Agenda Sekolah dan Kegiatan OSIS, maka saat liburan sekolahlah waktu yang baik melahap banyak buku.

Masa liburan adalah waktu yang tepat untuk meluangkan waktu banyak membaca koleksi buku yang ada di rumah ataupun kesempatan refreshing di Toko Buku, melihat dan membeli Buku-buku baru yang menarik dan bermanfaat.

Lihat pula: Menulislah dan Engkau akan Bisa Biayai Dirimu sendiri

6. Membersihkan Lingkungan Rumah

Sahabat Palontaraq sekalian …..

Banyak siswa, pelajar, atau santri yang mungkin kurang menyukai kegiatan ini, tapi berusahalah untuk menyukainya. Ingat bahwa sebenarnya rumah adalah sekolahmu yang pertama dan orangtua adalah guru yang pertamamu.

Buktikan bahwa hasil sekolah dan pendidikanmu selama ini menghasilkan adab dan khidmat kepada orangtua. Ikhlaslah membantu pekerjaan rumah, membereskan segala peralatan dapur, perlengkapan makan, memasak, ruang tamu atau kamar tidur.

Nah, gaes …

Ingatlah bahwa ilmu tanpa adab dan khidmat, khususnya kepada orangtua dan keluarga berarti ilmunya belum menghasilkan apa-apa.

Lihat pula: Habibie & Ainun 3 berkisah Ainun Sosok Inspiratif

Nah, gaes ….

Tunjukkan bakti dan pengabdian kepada orangtua dengan melakukan kegiatan membersihkan lingkungan rumah dan melayani kebutuhan mereka, menyenangkan mereka, serta membahagiakan mereka.

Pola pikir kita harus mulai ditata sejak dini. Harapannya kita tahu bagaimana mengatur hidup agar lebih bermakna dan berkualitas. Salah satunya adalah dengan melatih pikiran dan hati kita mengabdi untuk keluarga.

Seorang siswa, pelajar atau santri yang banyak berkhidmat akan membantunya melatih kemandirian dan sikap rendah hati, memiliki sikap personal, talenta, dan keperibadian yang baik, membangun kecakapan berbahasa (English Speaking atau Arabic Speaking) dan bergaul, serta soft skill lainnya.

7. Menonton Film

Sahabat Palontaraq sekalian ….

Nonton bareng film yang menginspirasi dan memotivasi juga satu kegiatan positif. Hindarilah film yang hanya menyajikan hedonisme, melecehkan perempuan, mengajarkan dan mempertontonkan tindakan kriminal, serta kejahatan lainnya.

Nah, gaes ….

Jika kamu sedikit bosan atau bete, garing berada di rumah dan hanya sibuk dengan kegiatan yang itu-itu saja, sesekali keluarlah nonton bareng film bersama teman dan sahabat.

Setelahnya nonton film, kamu bisa ajak teman dan sahabatmu makan bareng sambil diskusi merancang kegiatan sekolah saat liburan semester berakhir.

8. Tingkatkan Ibadah dan Tadarrus Al-Qur’an

Sahabat Palontaraq sekalian ….

Jangan pernah berpikir bahwa Liburan Sekolah berarti bersantai-santai. Liburan Sekolah juga dapat menjadi waktu berharga semakin mendekatkan diri kepada Allah.

Setidaknya ada banyak waktu untuk menjalankan perintah-NYA, Shalat Fardhu khususnya dengan shalat sunnah tanpa merasa terkejar oleh deadline tugas harian sekolah.

Budayakan gemar membaca dan menulis. (foto: ist/palontaraq)
Dalam suatu acara Festival Anak Saleh.  (foto: ist/palontaraq)

Lihat pula: Keistimewaan Penghafal Al-Qur’an

Nah, gaes ….

Manfaatkanlah masa liburan sekolah untuk tingkatkan ibadah, juga meningkatkan dan menambah hafalan Al-Qur’an, menghafal hadits-hadits pendek yang berkaitan dengan ibadah keseharian, serta buatkan jadwal tersendiri untuk Tadarrus Al-Qur’an.

Boleh juga melatih kepercayaan diri ikut lomba, jika ada, semisal mengikuti Festival Anak Saleh, Lomba Adzan, Lomba Menghafal Surah-surah Pendek (Djuz Amma), Lomba Peragaan Busana Muslimah, dan lain sebagainya.

Bagi yang diwajibkan menjalankan lima waktu, pasti akan lebih disiplin. Sedangkan mereka yang memiliki kewajiban ibadah lainnya, juga pasti akan lebih berkomitmen. Berusahalah juga agar dapat menambah pemahaman tentang Ajaran Islam dan Hukum-hukumnya.

Lihat pula: Fadhilah Kecerdasan dari Membaca Al-Qur’an

9. Online Cerdas

Tiada hari tanpa online dan bergumul dengan akses internet, itu disatu sisi, ada banyak manfaatnya, tapi disisi lain, banyak sekali juga mudharat atau tidak baiknya, apalagi jika belum mengetahui cara berinternet yang baik, cerdas, dan aman.

Nah, gaes ….

Berhati-hatilah online, khususnya mengshare hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu kamu pahami.

Pakailah Prinsip: Think before posting, think before upload, think before share! Jangan pula kamu habiskan waktumu untuk hal-hal yang sebenarnya tidak mendatangkan manfaat, seperti seharian gaming dan tik-tokan!

Media sosial bisa menjadi candu, layaknya narkoba. Seharian memelototi status dan postingan teman, hingga akhirnya baper dan laper sendiri adalah hal yang tidak sehat bagi mata dan melemahkan fisik.

Internet, termasuk media sosial didalamnya, para prinsipnya adalah alat bantu. Jangan jadikan dunia online sebagai kebutuhan primer, hingga phubbing, melupakan teman duduk dan sepermainannya padahal lagi bersamanya.

Lihat pula: Stop Phubbing!

Sahabat Palontaraq sekalian ….

Alat utama kita adalah pikiran atau otak kita. Alat bantu seperti internet dibutuhkan ketika pikiran atau otak kita tak lagi mampu memahami sekeliling kita.

Sejatinya kebutuhan online hanyalah sekedar sarana untuk berkomunikasi dan mendapatkan data maupun informasi secara cepat dari yang kita butuhkan.

Nah, gaes ….

Online adalah hak azasi. Maka jadilah pribadi cerdas bila sedang online. Waktu senggang yang tersedia selama liburan sekolah, sangat bagus bila digunakan untuk online, searching hal-hal yang terkait pelajaran.

Pelajar atau santri yang cerdas, akan online dengan menggali informasi dan data seputar tanggungjawabnya selama sekolah.

Selain itu, lebih rinci lagi, dia akan mengunduh data seputar materi pelajarannya. Sehingga mereka memiliki tambahan literatur untuk belajar.

Oleh karena itu, penulis hanya berpesan agar lebih cerdas dan bijaksana mengisi masa liburan sekolah dengan kegiatan produktif dan bermanfaat.

Apapun resiko atau keuntungan akan menjadi hak masing-masing orang. Maka bijaklah memanfaatkan waktu liburan.

Nah, gaes ….

Selama liburan sekolah, jangan sampai membebani orangtua di rumah. Beliau sudah bersusah payah menyekolahkan kita pada saat kita masuk sekolah. Maka ketika kita libur sekolah, buatlah kedua orangtua lebih bahagia dan penuh kasih sayang.

Saat liburan sekolah, kemana kita? (foto: ist/palontaraq)
Saat liburan sekolah, kemana kita? (foto: ist/palontaraq)

Lihat pula: Jaga Adab kepada Guru

Ketika Liburan Sekolah berakhir

Nah, gaes …. Bagaimana menyiasati ketika masa liburan sekolah berakhir?

Itu pula sebabnya waktu luang selama liburan, dapat pula dimanfaatkan untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan mata pelajaran sekolah. Sehingga ketika masuk sekolah, kita lebih siap dari teman-teman kita.

Sahabat Palontaraq sekalian ….

Langkah yang bisa dilakukan, sederhana saja! Cukup dengan melihat pokok bahasan yang akan dipelajari di semester berikutnya.  Setelah itu, barulah kita mencoba membuat resume atas apa yang akan dipelajari di sekolah nantinya.

Pembuatan resume akan lebih cepat dan simpel, bisa pula dibuatkan semacam skema atau bagan untuk memudahkan pemahaman. Caranya, pokok bahasan dirangkaikan dengan sub pokok bahasan.

Nah, gaes, Mulailah belajar lebih efektif …

Diantara sub pokok bahasan di setiap mata pelajaran itu, tentu ada sub-sub pokok bahasan. Tak perlu membaca secara keseluruhannya, tapi cukup dengan membuat skema atau bagan terstruktur, otomatis pikiran akan melakukan proses rekaman pengetahuan yang dilihat.

Seandainya para pelajar, siswa atau santri dapat melakukan hal ini, tentu akan dapat memetakan pikiran sendiri sebelum mengikuti pelajaran di sekolah nantinya.

Nah, gaes …

Selamat berlibur! Selamat mengasah produktifitas meski disaat liburan sekolah! (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here