Wikipedia. (foto: ist/palontaraq)
Wikipedia. (foto: ist/palontaraq)

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

Related Post: Referensi Palontaraq

PALONTARAQ.ID – Ada yang pernah melihat, memegang, dan membaca Encyclopaedia Britannica? Atau tidak usah jauh-jauh deh, Ensiklopedia Indonesia aja sampai kini masih bisa kita temukan di rak-rak Perpustakaan Sekolah dan Perguruan Tinggi.

Nah, Ensiklopedia setebal (ada yang sampai 700 halaman) dan berjilid-jilid itu sampai era Tahun 2000-an menjadi primadona, seakan-akan menjadi lambang prestisius penguasaan ilmu pengetahuan tertentu, ditulis oleh kumpulan para pakar dan ilmuwan, dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi, dalam berbagai bidang, dicetak lux, hard cover, dan halaman berwarna.

Meski begitu, beberapa tahun yang lalu seorang remaja berusia 12 tahun menemukan beberapa kesalahan di Encyclopaedia Britannica, namun perbaikannya baru bisa dilakukan saat ensiklopedia tersebut dicetak ulang. Hal ini berbeda dengan Wikipedia, jika terdapat kesalahan, perbaikan atau penyuntingan dapat dilakukan segera!

Encyclopædia_Britannica,_1993
Encyclopædia Britannica, 1993. (foto: ist/palontaraq)

Lihat pula: Menu Sejarah – Palontaraq

Dulu, Jika mendapati suatu rumah yang di rak bukunya ada jejeran Buku-buku tebal nan mahal, Encyclopaedia Britannica, maka dapat dipastikan si empunya rumah bukanlah orang biasa.

Mereka yang memiliki Encyclopaedia Britannica, paling tidak dia ilmuwan, dosen, pengusaha, yang cukup berduit. Apalagi ketika itu, ensiklopedia yang mahal itu, belum dikenal pembelian ensiklopedia dengan sistem kredit seperti banyak sekarang ini, termasuk pembelian secara online.

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dengan media Internet saat ini membuat Encyclopaedia Britannica, atau Ensiklopedia Indonesia harus bertarung dengan keras dengan The Encarta Reference Library yang menggunakan media cakram, yang awalnya menggunakan CD atau DVD.

Ensiklopedia Indonesia. (foto: ist/palontaraq)
Ensiklopedia Indonesia. (foto: ist/palontaraq)

Kini, yang paling membuat mereka merugi untuk berpikir ulang menyusun Ensiklopedia adalah inovasi hebat ‘The Baby Boomer’ Wikipedia yang tak terkendalikan, padahal ensiklopedia yang lahir pada tahun 1768 ini ibaratnya tanpa ada sparring partners yang sepadan selama ratusan tahun.

Lihat pula: Menu Sosial Budaya – Palontaraq

Kelahiran teknologi digital yang diikuti dengan booming internet membuat Encyclopaedia Britannica (versi cetak) harus mati-matian mempertahankan eksistensinya.

Robert McHenry, mantan pemimpin redaksi Encyclopaedia Britannica berteriak dan mencoba mengalihkan perhatian untuk kembali ke Encyclopaedia Britannica, bahwa menggunakan Wikipedia terasa seperti mengunjungi WC umum.

Semuanya sepertinya tidak ada gunanya. Teriakannya seperti tak terdengar. Dengan jumlah pengakses yang dimiliki wikipedia yang lebih dari 90 juta orang perhari.

Dengan perkembangan hebat itu, rasanya mustahil Encyclopaedia Britannica akan tetap bertahan hidup, kecuali melakukan reformasi total dari model bisnis yang ada, begitu pula dalam negeri, Ensiklopedia Indonesia.

3rdBritannica (foto: ist/palontaraq)
3rd Edition, Encyclopaedia Britannica. (foto: ist/palontaraq)

Wikipedia adalah situs ensiklopedia bebas (open source) yang setiap anggotanya bisa berbagi dan melakukan pemutakhiran informasi, didirikan oleh Jimmy Wales dan Larry Sanger pada Tahun 2001, yang awalnya bernama Nupedia.

Lihat pula: Menu Kesehatan – Palontaraq

Perkembangan Wikipedia sangat pesat. Pada tahun 2005, lembaga British Journal Nature menyimpulkan Wikipedia memiliki tingkat akurasi dalam kategori sains setara dengan Encyclopedia Britannica yang pada tahun itu sudah memuat sekitar 500.000 artikel dalam bahasa Inggris yang terus berkembang menjadi jutaan artikel dalam berbagai bahasa sekarang ini.

Aturan yang diterapkan Wikipedia cukup sederhana, yaitu artikel yang terpublish harus memunculkan sudut pandang yang netral alias tidak memihak, paling tidak bisa diterima oleh semua pihak.

Dampak dari aturan pemuatan artikel ini adalah membanjirnya artikel-artikel di Wikipedia hingga sepuluh kali lipat dalam setiap tahunnya!

Lebih hebatnya lagi, lebih dari 50 ribu orang telah menulis dan menyunting artikel-artikel tersebut, dan lebih dari 3 ribu orang bekerja bagi Wikipedia untuk mengedit lebih dari 100 artikel per bulannya. Dan mereka semua bekerja secara sukarela!

3rdBritannica
Encyclopaedia Britannica, 1969. (foto: ist/palontaraq)

Lihat pula: Menu Ekonomi – Palontaraq

Para pengritik Wikipedia menganggap Wikipedia tidak akan mampu membuat standar baku dalam penulisan artikelnya, seperti yang dilakukan oleh Encyclopaedia Britannica pada umumnya. Namun kritikan itu dijawab dengan tampilan Wikipedia yang lebih komprehensif.

Berikut ini beberapa fakta tentang Wikipedia:

  1. Sampai saat ini, Wikipedia telah menyajikan lebih dari 2 juta artikel dalam bahasa Inggris dan lebih dari 3,6 juta lebih artikel dari bahasa lain yang ada di seluruh dunia. Untuk Wikipedia versi Indonesia, telah menyajikan lebih dari 70 ribu artikel dengan 50 ribu wikipediawan. Jumlah ini mengalahkan Encyclopaedia Britannica yang memuat lebih dari 120 ribu artikel online di situsnya, atau The Encarta Reference Library yang hanya memuat sekitar lebih dari 75 ribu artikel.
  2. Saat ini Wikipedia memiliki lebih dari 115.000 editor aktif dan lebih dari 27.000.000 editor yang terdaftar.
Wikiversity. (foto: ist/palontaraq)
Wikiversity. (foto: ist/palontaraq)

3. Wikiversity merupakan sebuah situs saudara yang terdedikasi untuk pembelajaran kolaboratif di mana semua orang dapat membuat dan merevisi materi pembelajaran dan semua orang juga dapat mengambil bagian dalam aktivitas pembelajaran.

4. Wikipedia memiliki lagu resmi berjudul “Hotel Wikipedia” yang menjadi lagu kebangsaan para “wikipediholics”, sebutan untuk orang-orang yang terlibat dalam Wikipedia. Lagu ini pertama kali dirilis pada tahun 2004 dan dibuat berdasarkan lagu “Hotel California” dari grup musik Eagles.

5. Wikipedia membuat daftar “artikel dengan judul aneh yang dihapus” atau DAFT (Deleted Article with Freaky Titles) contohnya artikel dengan judul “cake cannon“.

6. Pada Januari 2007, Wikipedia masuk kedalam 10 situr terpopuler di AS untuk kali pertama menurut comScore.

7. Birthday Committee merupakan grup tidak resmi Wikipedia yang bertugas untuk memberi ucapan ulang tahun ke anggota yang menunjukkan tanggal lahir mereka atau yang terdaftar di Wikimedians.

8. Terdapat tempat khusus untuk menebak apa yang akan menjadi topik artikel terbaru.

9. Menurut Alexa, sebuah situs pengukur peringkat dan statistik sebuah situs, Wikipedia versi bahasa Inggris mengambil 58 persen dari total lalu lintas kumulatif per Januari 2016.

10. Wikipedia memiliki dan mendanai organisasi nirlaba bernama Wikimedia Foundation yang juga beroperasi bersama Wikitionary (kamus daring) dan Wikibooks (kumpulan buku daring).

Wikibooks. (foto: ist/palontaraq)
Wikibooks. (foto: ist/palontaraq)

11. Wikipedia versi bahasa Inggris, Swedia, Jerman, Belanda, Prancis, Rusia, Italia, Spanyol, Polandia, dan Vietnam memiliki jumlah masing-masing di atas 1 juta artikel.

12. Wikipedia juga memiliki versi bahasa Banyumas, dialek turunan dari bahasa Jawa yang sering digunakan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

13. Artikel paling banyak mengalami pemutakhiran adalah tentang mantan presiden AS George W. Bush. Artikel tersebut telah mengalami 46.000 kali pemutakhiran menurut TechTimes, Kamis (14/1/2016).

14. Wikipedia tak hanya berisi Artikel saja, tapi juga menyediakan banyak link dari sumber yang berbeda sebagai referensi pembanding, bersifat sebagai peta jelajah. Hal ini didasarkan pada pemikiran bahwa Wikipedia tidak 100% memberi jaminan akurasi terhadap suatu artikel. Inilah justru kelebihan dari Wikipedia dibanding ensiklopedia tradisional.

Demikianlah sedikit gambaran tentang Wikipedia, yang terus berjaya dengan ‘Ensiklopedia Online’ nya meninggalkan kejayaan Ensiklpoedia cetak, dan versi CD/DVD.

Entah perkembangan TIK apa lagi di kemudian hari yang lebih maju lagi, dan mengubur Wikipedia sebagai kenangan. Kita tunggu saja! Tapi untuk saat ini, Wikipedia cukup menyajikan informasi dan pengetahuan yang kita butuhkan, dalam berbagai bidang. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here